by

Penjelasan Deddy Corbuzier Wawancara Siti Fadilah

BogortimurPerdananews – Deddy menjelaskan wawancara terhadap Siti Fadilah adalah untuk memberikan informasi kepada publik terkait penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, Siti memiliki banyak pengalaman dalam mengatasi wabah virus menular ketika menjabat menteri pada era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

“Informasi yang beliau miliki dalam otaknya adalah informasi yang berguna untuk pemerintah kita, untuk masyarakat kita, yang harus disampaikan,”

Deddy juga menyatakan dirinya tak terikat dengan partai politik atau golongan tertentu dalam mewawancarai Siti Fadilah. “Saya bersifat independen. Yang saya bela adalah bangsa dan negara Indonesia, demikian juga dengan isi video tersebut,” Link Video Wawancara Klik disini

“Video yang terjadi adalah pada saat itu di rumah sakit ketika saya bersilaturahim dengan Ibu Siti Fadilah dan saya meminta izin pada ibu Siti Fadilah dan diizinkan tanpa sedikit paksaan,” kata Deddy, Selasa (26/5).

Lewat sebuah video di akun Instagram-nya, Deddy merespons soal wawancara tersebut. Ia tak menjelaskan terkait izin dari Ditjenpas, tetapi hanya menyatakan wawancara itu dilakukan seizin Siti Fadilah.

Ditjenpas pada Selasa (26/5) menyatakan wawancara Deddy dengan Siti tidak mengantongi izin. Deddy dinyatakan melanggar prosedur yang tercantum dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Ditjenpas, Kantor Wilayah Kemenkumham, dan UPT Pemasyarakatan.

Siti Fadilah divonis empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan. Dalam perkara tersebut, Siti dianggap terbukti menyalahgunakan kewenangan selaku Menteri Kesehatan dan pengguna anggaran (PA) dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005 pada pusat penanggulangan masalah kesehatan (PPMK) Kemenkes. Penyalahgunaan wewenang oleh Siti mengakibatkan kerugian negara Rp6,14 miliar (Idr)

Comment

PERDANANEWS